Arsip Kategori: Plurk!

life, karma, and plurk lesson

life, karma, and plurk lesson

Kindness, Karma, and PLurk!lesson

Salah satu dari sekian banyak situs jejaring sosial yang lahir di dunia-nya- maya. Situs ini memfasilitasi para membernya dalam bentuk mini blog alias cuma bisa posting ‘what’s on your mind’ dalam kurang lebih dalam 165 karakter aja (ga banyak to) tapi apa yang bikin beda plurk ini sama yang lain? Adanya sistem karma: dimana karma akan bertambah kalo membernya banyak melakukan tindakan baik hati pada temannya such as, posting tret sendiri dgn ctatan ga lebih dari 30 tret dlm satu hari, ngerespon tret temen, edit profile, edit picture, edit layout, dan bukan tim densus MAAR dan banyak lagi… karma bakal turun kalo ga pernah posting, ga pernah respon, etc yahh pokonya kebalikan dari berkelakuan baik… dan utk setiap karma yang naik dan mencapai batas tertentu diberikanlah hadiah seperangkat emote icon yang lucu-lucu [walopun sebenernya kita bisa copas emote icon yg lebih lucu dari web lain] dua, layoutnya yang agak njlimet buat pemula karena timelinenya yang beda

Yap itulah sekilas tentang plurk…sounds ribet huh?! Namun entah kenapa disitus jejaring sosial inilah gw nemuin kenyamanan dalam berteman pertama kali di dunia maya. Gw mungkin blm pernah kopdar dgn beberapa friends yang senantiasa berbaik hati ga MAAR tret gw, selalu ngerespon tret gw, follow tret gw, visiting my profile tapi disinilah gw belajar bagaimana berempati lebih baik, bagaimana mensimulasikan interaksi dlm kehidupan bahwa setiap tindakan baik yang kita lakukan walupun kecil [mungkin cuma respon emot icon :) atau cuma (angry)], dan bagaimana membatasi postingan supaya new responses temennya ga overload ‘n bantu temennya ga kejar setoran… tapi itu nambah karma lo alias pahala… walopun kadang suka OOT dan malah gelar lapak a.k.a tret lenong. Tapi disitulah plurkers berbagi info, curcol, melempar guyonan, ngecengin, dll… dan akhirnya tanpa disadari u already have new bestfriends.. teman yang da utk berbagi support, pujian, ilmu, cerita, bahkan cacian… disitulah tanpa disadari kamu bersimulasi tentang kehidupan dan kebaikan… dan bukan sekedar ‘nyampah’!!!